Cekakak Jawa, Si Paruh Merah yang Sensitif dengan Manusia

Cekakak Jawa (Halycon Cyanoventris) atau dikenal dengan Tengkek, adalah salah satu jenis burung endemik Jawa dan Bali yang dikenal tak ramah. Tingginya sensitifitas burung cekakak jawa akan kehadiran makhluk asing membuat burung ini sulit dipotret dari jarak dekat dan didekati oleh manusia. Keberadaan makhluk asing disekitarnya akan membuat si paruh merah ini segera menghindar. Cekakak Jawa sering ditemui bertengger pada cabang pohon yang rindang, di daerah  pinggiran sungai, di hutan-hutan pulau Jawa dan Sumatera, termasuk salah satu hutan yang ada di Batam kawasan Panbil Nature Reserve, Eco Edu Park.

Memiliki ukuran sepanjang 25 cm, burung cekakak jawa masuk dalam kategori burung sedang. Warna biru terang yang diselingi sedikit warna hitam pada bulu sayapnya menjadi ciri khas yang dapat dilihat pada cekakak jawa. Perpaduan warna hitam pada kepala dan warna khas pada paruh berwarna merah membuat burung cekakak jawa terlihat anggun dan menarik. 

 Termasuk dalam jenis burung predator, cekakak jawa menyukai ikan, katak dan belalang sebagai makanannya. Cekakak jawa senang berburu mangsanya disekitar lahan rerumputan yang terbuka. Jenis makanan yang berikan induk cekakak jawa kepada anaknya juga berbeda, tergantung pada usia anak cekakak jawa. Induk cekakak jawa akan memberikan makanan yang mudah dicerna seperti cacing dan larva pada usia baru menetas. Saat proses bertamabah besar, induk cekakak jawa akan memberikan makanan besar seperti ikan ataupun kadal.

(M.E, Admin)

ECO EDUCATION

Si Cantik Pemakan Serangga

Setiap flora dan fauna yang hidup di Panbil Nature Reserve merupakan keindahan alami yang dijaga dan dilestarikan keberadaannya…